Cara mengembangkan strategi pemasaran Anda untuk Ramadan: Informasi dan pertimbangan penting

Cara mengembangkan strategi pemasaran Anda untuk Ramadan: Informasi dan pertimbangan penting 

Pada bulan Ramadan, 1,6 miliar umat Muslim di seluruh dunia menjalankan kewajiban keagamaan mereka dengan berpuasa dari matahari terbit hingga terbenam. Dari sisi pemasaran seluler, perilaku pengguna selama bulan puasa tentu akan berubah. Mis. 20,7% Muslim merasa bahwa mereka lebih murah hati selama bulan Ramadan. Oleh karena itu, Anda perlu mengembangkan strategi pemasaran yang tepat untuk mendapatkan hasil terbaik. Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda pertimbangkan tentang bulan Ramadan dalam strategi umum Anda.

Ramadan: Informasi penting untuk pemasar seluler

Dampak bulan Ramadan terhadap industri pemasaran seluler terlihat dari total belanja iklan, jumlah unduhan, dan jumlah pembelian dalam aplikasi. Criteo menganalisis lebih dari 111 juta transaksi belanja di Malaysia dan Indonesia selama bulan Ramadan dan menemukan bahwa penjualan meningkat sebesar 68% untuk iklan seluler dan 53% untuk desktop. Studi yang sama menunjukkan bahwa penjualan melonjak mulai hari ke-10 bulan Ramadan dan bertahan selama dua minggu sebelum Idul Fitri. Terkait tentang studi tersebut, Alban Villani, Managing Director Criteo untuk Asia Tenggara-Pasifik menjelaskan bahwa “Ramadan menunjukkan perubahan budaya yang penting dalam perilaku konsumen. Timur Tengah dan Asia Tenggara sebagai kawasan utama [...] ekonomi Islam global juga bertumbuh dari tahun ke tahun dan diperkirakan akan bernilai $3  triliun pada tahun 2023. Mengingat potensi pertumbuhan industri halal, retailer sebaiknya memanfaatkan bulan Ramadan untuk menarik pembeli Muslim. “

 

Forbes melaporkan bahwa jumlah unduhan untuk aplikasi belanja meningkat sebesar 40% seminggu sebelum Ramadan. Mereka juga menemukan bahwa pembelian dalam aplikasi meningkat sebesar 35%. Sebagai upaya untuk memanfaatkan perubahan perilaku pengguna, belanja iklan rata-rata juga meningkat sebesar 20% selama bulan Ramadan. Peningkatan persaingan untuk mendapatkan ruang iklan selama periode tersebut menunjukkan bahwa informasi untuk menargetkan pengguna bernilai tinggi yang kemungkinan besar akan melakukan konversi semakin dibutuhkan.

3 hal yang perlu diperhatikan saat melakukan pemasaran selama bulan Ramadan

Mengimplementasikan strategi secara dini

Tidak seperti banyak acara keagamaan lainnya, yang dirayakan selama periode yang lebih singkat, Ramadan berlangsung selama 30 hari. Walaupun demikian, salah satu langkah cerdas yang dapat diambil adalah mengimplementasikan strategi sebelum bulan Ramadan tiba. Oleh karena itu, pengiklan memiliki lebih banyak waktu untuk menjangkau audience dan memanfaatkan perubahan perilaku pengguna yang terjadi menjelang Ramadan. Menurut statistik Facebook, "83% pengamat Ramadan global merencanakan pembelian mereka setidaknya 1 minggu sebelumnya dan 50% merencanakan pembelian mereka setidaknya 3 minggu sebelumnya.” Dengan mulai lebih awal, Anda akan memiliki waktu untuk melakukan A/B test agar dapat memperoleh hasil terbaik.

Membuat materi iklan bernuansa Ramadan

Bagi umat Muslim di seluruh dunia, bulan Ramadan adalah saat untuk melakukan refleksi dan introspeksi. Banyak brand akan memasukkan nuansa Ramadan ke dalam materi iklan dan pesan kampanye mereka. Pengampunan, keharmonisan, dan pentingnya keluarga adalah tema umum yang mungkin akan digunakan dalam iklan selama bulan Ramadan. 

Memanfaatkan OEM untuk menargetkankan audience yang belum dapat dijangkau

Pemasar seluler dapat menggunakan OEM (produsen peralatan asli) untuk menargetkan audience yang belum dapat dijangkau dan meningkatkan daya saing. OEM adalah perusahaan yang memproduksi perangkat sendiri, memiliki aplikasi sendiri, dan app store independen. Perusahaan seperti Xiaomi, Huawei, Vivo dan Oppo - yang memiliki pangsa pasar besar di banyak negara dengan populasi penduduk Muslim tinggi - secara langsung menyalurkan aplikasi kepada pelanggan melalui app store masing-masing. Mis. 87% penduduk Indonesia beragama Islam dan menurut Statistica, Samsung adalah vendor seluler terkemuka di Indonesia dengan pangsa pasar sekitar 26,16%. Peringkat berikutnya dipegang oleh produsen Tiongkok, yakni Xiaomi dan Oppo.

 

OEM menawarkan beberapa keuntungan yang mungkin dapat dimanfaatkan selama bulan Ramadan. Mis. OEM memberdayakan pemasar untuk bertumbuh pada skala global dengan menjangkau audience baru dan mengakses pasar baru yang belum dapat dijangkau melalui jaringan sosial, fitur pencarian, atau SDK. OEM juga menawarkan akuisisi pengguna yang lebih tinggi dengan CPI (biaya-per-instalasi) yang lebih rendah - ini adalah faktor yang penting karena belanja iklan meningkat selama bulan Ramadan.

 

Selain itu, salah satu keuntungan yang diperoleh dari bekerja sama dengan OEM sepanjang tahun adalah Anda dapat mengakses ekosistem bebas penipuan. Hal ini dikarenakan tidak ada batasan antara OEM dan pemilik anggaran - dan OEM juga sepenuhnya mengatur semua penempatan iklan.

Cara Avow dapat membantu Anda

Sebagai ahli inventaris seluler OEM, AVOW bermitra dengan berbagai OEM di seluruh dunia. AVOW membantu klien dengan pendekatan konsultatif sepanjang siklus kampanye, mulai dari pendaftaran aplikasi di app store OEM  hingga distribusi, pelacakan, dan optimasi kinerja. Pemasar seluler dapat memperluas jangkauan mereka dan menciptakan sumber pendapatan baru dengan kemitraan antara Avow dan OEM - yang mencakup 42% pasar Android global.

 

>>Hubungi kami hari ini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang cara kami dapat membantu Anda untuk meningkatkan skala kampanye<<


Programmatic Advertising dan OEM: Perbedaan utama dan cara mendapatkan manfaat

Programmatic Advertising dan OEM: Perbedaan utama dan cara mendapatkan manfaat

Programmatic Advertising  sudah menjadi komponen sehari-hari dalam kegiatan operasional pemasar: Belanja iklan terprogram mencapai 127 miliar tahun lalu dan diperkirakan akan mencapai 147 miliar pada tahun 2021. Selain itu, 75% dari pemasar senior mengalokasikan sebagian dari anggaran video untuk Programmatic Advertising. Walaupun metode iklan ini jelas memiliki kelebihan, kita juga perlu mengevaluasi kelemahan media terprogram - dan mengidentifikasi apakah ada opsi yang lebih baik. Panduan ini menjelaskan tentang Programmatic Advertising dan OEM untuk menjabarkan ciri khas dan cara mendapatkan manfaat dari keduanya. 

Apa yang dimaksud dengan Programmatic Advertising?

Programmatic Advertising adalah proses pembelian dan penjualan ruang (iklan) secara otomatis melalui bid dan parameter yang telah ditetapkan. Proses ini menggunakan data dan algoritma untuk menampilkan iklan yang ditargetkan. Sebelum ini, ruang iklan dijual secara manual dan menyita banyak waktu dan perhatian pemasar. Proses manual ini mencakup Dokumen Permintaan Proposal (RFP), komunikasi yang konsisten dan order manual. Selain itu, iklan dibeli secara grosir dan pengiklan tidak memiliki banyak kontrol atas penempatan iklan. Oleh karena itu, media terprogram mengoptimalkan alur kerja pemasar dan memberikan manfaat yang jelas bagi pengiklan.

Programmatic Advertising: Cara kerja

Programmatic Advertising dibagi ke dalam tiga jenis kategori. Bidding Real-Time (RTB) atau ‘lelang terbuka’: harga inventaris ditentukan melalui lelang secara real-time. Jenis bidding efektif biaya ini terbuka bagi semua pengiklan atau publisher. RTB biasanya digunakan untuk membeli media dengan audience besar. Private Marketplace (PMP): lelang terbatas melalui undangan,  hanya pengiklan terpilih yang dapat mengakses PMP. Yang terakhir, publisher dapat memilih untuk tidak ikut serta dalam lelang dan menjual inventaris dengan biaya per mille (CPM) tetap kepada pengiklan. Metode terakhir disebut sebagai Programmatic Direct.

Programmatic Advertising dianggap sebagai cara yang cerdas untuk memasukkan penawaran atas inventaris iklan karena proses ini menghilangkan peran perantara - sehingga proses pembelian iklan menjadi lebih mudah. Selain itu, iklan yang ditampilkan cenderung lebih relevan (dibandingkan dengan pembelian media tradisional) dan pengiklan dapat mengakses lebih banyak publisher.

Apakah Programmatic Advertising sesuai dengan reputasinya?

Terlepas dari manfaat yang ditawarkan, Programmatic Advertising masih menghadapi masalah yang signifikan terkait penipuan iklan dan transparansi. Para pengiklan semakin merasa khawatir dengan penipuan iklan dan Programmatic Advertising tidak menyediakan tingkat transparansi yang dibutuhkan oleh pengiklan agar mereka merasa yakin bahwa hasil yang diperoleh sepadan dengan anggaran yang dialokasikan. Oleh karena itu, kerja sama dengan OEM dapat menjadi solusi bagi para pengiklan: OEM adalah cara terbaik dan satu-satunya cara untuk menciptakan ekosistem bebas penipuan di mana Anda dapat secara langsung bekerja dengan publisher sesuai skala yang diperlukan.

Apa yang dimaksud dengan OEM?

OEM (Produsen Peralatan Asli) adalah perusahaan yang memproduksi telepon seluler dan memiliki aplikasi OEM sendiri. Misalnya, Samsung, yang berhasil menjual 55,76 juta smartphone pada Q2 2020, memiliki app store OEM dan aplikasi native sendiri. OEM menyediakan peluang untuk secara cerdas menampilkan iklan kepada audience yang belum dapat dijangkau dengan biaya yang rendah. Walaupun 1.153 aplikasi baru diluncurkan di App Store dan 3.119 aplikasi baru diluncurkan di Google Play Store setiap hari, app store OEM menyediakan alternatif yang dapat digunakan oleh pemasar untuk mencapai target dan meningkatkan ROAS.

Xiaomi, Huawei, Vivo dan Oppo secara langsung menyalurkan aplikasi kepada pelanggan melalui app store dan ruang iklan masing-masing yang dikontrol secara langsung. Dengan berbagai manfaat yang ditawarkan, OEM menjadi alternatif aman selain Apple App Store, Google Play Store dan Programmatic Advertising.

Apa keunggulan utama OEM?

Pemasangan iklan melalui OEM memiliki empat keunggulan utama. Yang pertama, para pemasar seluler dapat meningkatkan skala bisnis melalui perusahaan-perusahaan ini dengan menjangkau audience yang belum dapat dijangkau dan pemasar baru - sehingga Anda dapat mencapai target pertumbuhan dengan lebih mudah dan cepat. Yang kedua, OEM menawarkan akuisisi pengguna yang tinggi dengan CPI yang rendah. Ini akan membantu Anda mencapai target akuisisi dan meningkatkan ROAS. Yang ketiga, pengiklan dapat memupuk kepercayaan dari audience melalui asosiasi dengan OEM untuk pengguna yang loyal terhadap OEM. Yang terakhir - dan paling penting, perbedaan antara OEM dan Programmatic Advertising - OEM menyediakan ekosistem yang aman dari penipuan. Hal ini dikarenakan tidak ada batasan antara pemilik anggaran dan OEM yang dapat memanipulasi unit iklan. Jangkauan iklan sepenuhnya dikontrol oleh OEM. Selain itu, OEM juga menyadari bahwa belanja iklan hanya dapat dimaksimalkan jika metrik tayangan iklan, klik dan instalasi juga dipertimbangkan saat mendesain unit iklan tersebut.

Programmatic Advertising membantu pengiklan memanfaatkan otomatisasi untuk kepentingan mereka, tetapi proses ini masih memiliki banyak kelemahan. Kerja sama dengan OEM menyediakan alternatif yang bebas penipuan dan lebih transparan - sembari menyediakan akses ke banyak audience yang belum dapat dijangkau dengan CPI yang rendah.


Cara bekerja sama dengan OEM: ekosistem bebas penipuan

Sebagai ahli inventaris seluler OEM, AVOW bermitra dengan berbagai OEM di seluruh dunia. Misi kami adalah membantu klien mendapatkan manfaat dari ekosistem bebas penipuan yang ditawarkan oleh OEM dan menargetkan audience yang belum dapat dijangkau dengan pendekatan konsultatif yang membantu Anda sepanjang siklus kampanye. Ini mencakup pendaftaran aplikasi di app store OEM, menyelesaikan masalah atribusi yang berpotensi terjadi serta melacak dan mengoptimalkan kinerja. Melalui kemitraan AVOW dengan OEM – yang mencakup 42% dari pasar Android global – para pemasar seluler dapat memperluas jangkauan dan memperoleh sumber pendapatan baru. Selain itu, audience besar ini hanya dapat diakses melalui OEM dan belum dapat dijangkau melalui jaringan sosial, fitur pencarian, atau SDK.

Kami juga menawarkan alat optimisasi, AVOW Performance Optimizer (APO), yang mengoptimalkan inventaris perangkat OEM secara real-time. Ini adalah solusi in-house AVOW yang mengoptimalkan inventaris terbaik untuk mencapai target KPI dan pelibatan. Dengan APO, Anda dapat sepenuhnya mengoptimalkan kinerja kampanye dan meningkatkan ROAS. Klien AVOW diuntungkan dengan proses yang cepat, menyeluruh dan otomatis dengan inventaris yang diverifikasi oleh perusahaan pengukuran seluler (MMP) terkemuka di industri.

>>Hubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang cara agar Anda dapat meningkatkan daya saing<<


Pengantar tentang App Store alternatif: 5 OEM yang perlu diketahui oleh setiap pemasar

Pengantar tentang App Store alternatif: 5 OEM yang perlu diketahui oleh setiap pemasar

Lebih dari 204 miliar aplikasi telah diunduh di seluruh dunia pada tahun 2019 dan jumlah unduhan aplikasi seluler  diperkirakan akan meningkat hingga lebih dari 285 miliar pada tahun 2022. Karena persaingan di App Store dan Google Play Store semakin ketat, Anda perlu menemukan cara-cara lain untuk melakukan penargetan audience dengan harga yang sesuai. App Store alternatif yang dibuat oleh OEM (produsen peralatan asli) memberi peluang kepada pemasar untuk mencapai target dengan menargetkan audience yang belum dapat dijangkau. Panduan ini menjelaskan tentang app store alternatif dan lima app store yang perlu diketahui oleh setiap pemasar agar Anda senantiasa unggul dari para kompetitor.

Pengantar tentang app store alternatif: Apa yang dimaksud dengan OEM?

Dalam industri seluler, OEM merujuk pada perusahaan yang memproduksi telepon seluler serta membuat aplikasi dan memiliki app store sendiri. Misalnya, Samsung - yang memproduksi 80,4 juta smartphone pada kuartal ketiga tahun 2020 - adalah salah satu OEM Android paling populer. Pemasar dapat menggunakan app store alternatif dalam menargetkan audience yang belum dapat dijangkau melalui kampanye akuisisi pengguna dan meningkatkan pertumbuhan aplikasi.

Upaya untuk menyiapkan beberapa app store alternatif memang lebih rumit daripada menggunakan App Store dan Google Play Store, tetapi manfaat yang diperoleh melampaui upaya yang perlu dilakukan di awal. OEM dapat digunakan untuk mencapai target pertumbuhan dengan menjangkau pemasar baru. App store alternatif juga memberikan publikasi dan meningkatkan akuisisi pengguna dengan CPI (biaya-per-instalasi) yang lebih rendah. Selain itu, OEM bebas dari penipuan karena tidak ada batasan antara OEM dan pemilik anggaran - OEM juga akan mengatur penempatan iklan agar Anda terlindungi dari penipuan. Jika pengguna loyal pada suatu OEM, asosiasi dengan brand yang dapat dipercaya juga akan menguntungkan iklan Anda.

5 app store alternatif yang perlu diketahui oleh setiap pemasar

Pemasar dapat menggunakan berbagai app store alternatif untuk meningkatkan akuisisi pengguna dan meningkatkan pelibatan. Berikut adalah empat app store alternatif terkemuka di industri dengan banyak audience belum dapat dijangkau yang perlu Anda ketahui.

     1. Huawei AppGallery

Huawei adalah produsen smartphone terbesar ketiga dengan pangsa pasar sebesar 14,7%. Selain itu, Huawei AppGallery melayani lebih dari 500 juta pengguna seluler di seluruh dunia dan 350 juta pengguna aktif mencari aplikasi favorit mereka melalui platform ini setiap bulannya. Huawei AppGallery berhasil memperoleh 750 juta unduhan setiap hari.

      2. Xiaomi GetApps

Xiaomi, yang didirikan pada tahun 2010, menjual hardware dan software di seluruh dunia. Perusahaan ini kemudian berkembang menjadi brand global dan menjadi perusahaan paling muda yang berhasil masuk dalam daftar Forbes Fortune Global 500 pada tahun 2020. Jumlah pengguna smartphone Xiaomi mencapai lebih dari 500 juta orang dan tersebar di 220 negara. Sebuah studi kasus menunjukkan bahwa aplikasi musik klasik Amerika, Opera News, menggunakan platform pemasaran Xiaomi dan berhasil memperoleh lebih dari satu juta aktivasi per bulan pada tahun 2019. 

Sebagai salah satu dari lima perusahaan seluler paling populer di lebih dari 40 negara, platform pemasaran Xiaomi dapat dipertimbangkan sebagai alternatif dari Google Play dan App Store Apple. Sebagai contoh, Xiaomi India berhasil menarik 120 juta pengguna baru dalam waktu satu tahun. Saat ini, Xiaomi India memiliki 280 juta pengguna yang ditargetkan dengan iklan akuisisi pengguna. Pengguna dapat ditargetkan berdasarkan jenis kelamin, usia, kawasan, zona waktu, bahasa, dan jenis perangkat. Platform ini juga memiliki fitur untuk mengatur frekuensi iklan. 

        3. OPPO App Market

Perusahaan elektronik konsumen OPPO beroperasi di lebih dari 40 negara dan menjual produk mereka di 320.000 gerai ritel dan memproduksi 115,1 juta unit di tahun 2019. Color OS OPPO digunakan oleh lebih dari 300 juta MAU (Pengguna Aktif Bulanan) dan OPPO App Market memiliki lebih dari 1,2 miliar MAU. Platform ini menawarkan beberapa format iklan untuk membuat iklan yang canggih, seperti splash screen ad, icon ad, iklan banner dan push ad. Oppo menyediakan perangkat untuk semua spektrum, dari kelas bawah hingga kelas atas, melalui sub-brand seperti Realme dan OnePlus.

        4. Galaxy Store

Galaxy Store (sebelumnya dikenal sebagai Samsung Apps dan Galaxy Apps) adalah app store default untuk perangkat Samsung. Galaxy Store diinstalasi secara otomatis di smartphone Samsung dan Samsung Gear. App store ini dapat digunakan di 125 negara dan menyediakan berbagai aplikasi untuk Android, Windows Mobile, Bada dan Tizen. Galaxy App Store memberikan rekomendasi yang dipersonalisasi  berdasarkan preferensi pengguna, musim, dan event. Pengguna dapat mengkustomisasi perangkat mereka melalui tab 'My Galaxy' di Store dan mendapatkan penawaran eksklusif untuk melakukan pembelian dalam aplikasi game populer.

         5. Vivo App Store

Vivo App Store memiliki lebih dari 74 juta MAU di seluruh dunia dan secara khusus berfokus pada India (pangsa pasar terbesar kedua), Indonesia (pangsa pasar terbesar keempat) dan negara-negara Asia Tenggara. Format iklan untuk app store Vivo antara lain push ads, iklan banner, splash screen ad, dan floating icon ad.

Cara AVOW membantu Anda memanfaatkan audience OEM yang belum dapat dijangkau

Kemitraan yang kuat antara Avow dan OEM

AVOW telah bermitra dengan berbagai OEM di seluruh dunia agar para klien dapat memperoleh manfaat dari app store alternatif. Sebagai tim ahli yang menangani inventaris seluler OEM, kami akan memandu Anda dalam proses kerja sama dengan OEM. Sebagai contoh, kami mengumumkan kemitraan dengan Xiaomi Mi Ads pada bulan Desember 2020. Avow menggunakan pendekatan konsultatif sepanjang siklus kampanye yang mencakup hal-hal berikut: 

  •  cara mendaftarkan aplikasi ke app store alternatif
  •  cara melakukan optimisasi untuk mendapatkan hasil terbaik
  •  cara melacak kinerja. 

Pemasar dapat memperoleh sumber pendapatan baru dari kemitraan Avow. Selain itu, klien dapat menargetkan audience yang belum dapat dijangkau melalui jaringan sosial, fitur pencarian, atau SDK.

Performance Optimizer Avow

Performance Optimizer Avow membantu Anda agar tetap unggul dari kompetitor melalui OEM. Solusi in-house kami akan mengoptimalkan inventaris secara real-time berdasarkan target KPI dan tingkat pelibatan saat ini. Performance Optimizer Avow akan memaksimalkan capaian kampanye kinerja Anda dengan ROAS yang optimal. 

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang cara Avow dapat membantu Anda agar tetap unggul dari kompetitor, silakan baca pengantar tentang OEM. 

>>Hubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang cara agar Anda dapat meningkatkan daya saing<<


Hand plays with mobile

Pengembang aplikasi seluler kembali memiliki kebebasan untuk memilih melalui app store alternatif

Pengembang aplikasi seluler kembali memiliki kebebasan untuk memilih melalui app store alternatif

oleh Robert Wildner CEO & CoFounder AVOW

Pengembang kehilangan kebebasan memilih akibat monopoli Google dan Apple app store - tetapi belum terlambat untuk memanfaatkan app store alternatif.

Jumlah aplikasi di Google Play Store melebihi app store lainnya yakni lebih dari 3 juta aplikasi, sementara Apple App Store hanya memiliki lebih dari 2 juta aplikasi. Walaupun ini menguntungkan pengguna Android dan iOS, monopoli perusahaan-perusahaan ini dalam ekosistem aplikasi tidak memberi banyak ruang kepada publisher untuk mendapatkan penawaran yang lebih baik. Setelah dominasi seperti itu tercipta di pasar, perantara memiliki kendali yang sangat besar atas cara pengembang aplikasi memilih untuk menjalankan bisnis mereka. Agar tidak tertinggal dari kompetitor, mereka tidak punya pilihan selain merancang seluruh model bisnis mereka untuk mengakuisisi pengguna seluler di App Store dan Google Play.

Beberapa contoh menunjukkan bahwa monopoli app store dapat menimbulkan masalah bagi pengembang aplikasi, oleh karena itu kita perlu mempelajari bagaimana negara lain berhasil menghindari masalah tersebut.  Saya telah memetik pelajaran dengan mengamati betapa bernilainya kemampuan untuk dapat memilih. Apabila terjadi monopoli, tindakan yang dilakukan oleh satu pemain akan berpengaruh ke semua pihak. Saat Epic Games meluncurkan versi terbaru Fortnite yang menawarkan opsi pembayaran lain (selain App Store dan Google Play), Epic Games kemudian harus menghadapi gugatan di pengadilan dan Apple dengan cepat menghapus Fortnite dari App Store. Google dan Facebook memberi tahu salah satu game paling populer - dengan 350 juta orang pemain di seluruh dunia - bahwa perusahaan game tidak diperbolehkan menawarkan aplikasi tanpa melibatkan pembayaran melalui perantara. Ini adalah risiko dari monopoli.

Tetapi tidak harus seperti ini: Kawasan seperti Asia Tenggara menunjukkan bahwa ekosistem yang lebih seimbang dan akan menguntungkan para pengembang aplikasi dapat diwujudkan. Kontroversi yang terjadi antara PayTM dan Google Play - di mana aplikasi tersebut dihapus dari app store untuk sementara waktu - membuat perusahaan-perusahaan teknologi India mencari app store alternatif. Para pengusaha terkemuka di India bekerja sama untuk membuat app store sendiri agar dapat mengurangi dominasi Google dan Apple.

Robert Wildner CEO & CoFounder AVOW

 

Aplikasi game seluler juga memberikan contoh yang mengidentifikasi akar masalah. Dalam kasus Huawei, sejak Huawei dikeluarkan dari Google Play, para pengembang game yang meluncurkan game di Huawei store tidak dapat menggunakan Google Pay. Huawei tidak disertakan dalam solusi pembayaran canggih yang sebetulnya akan menguntungkan perusahaan mereka. Oleh karena itu, Huawei perlu mencari solusi untuk mengatasi masalah ini. Agar lebih menarik bagi klien, Huawesi menghapus semua biaya jika publisher mengintegrasikan solusi tersebut.  Kebijakan ini dibagi menjadi dua periode. Pengembang aplikasi non-game menerima 100% pendapatan di tahun pertama, sementara  aplikasi game seluler menerima 85% pendapatan. Pada tahun kedua, pengembang akan mendapatkan 85% pendapatan dan setelah kebijakan preferensial ini tidak lagi berlaku, standar pendapatan yang diterima adalah 70%. Terlepas dari apakah pengembang menganggap tawaran ini menarik atau tidak, pesan utamanya adalah bahwa publisher game berhasil mendapatkan penawaran yang lebih baik karena persaingan antara Google dan Huawei.

Hal yang juga penting untuk dipertimbangkan adalah bagaimana GDSA akan memengaruhi pasar aplikasi seluler dan dominasi Google. Pengembang aplikasi asal Tiongkok seperti Xiaomi, Huawei Technologies, Oppo, dan Vivo telah bekerja sama untuk menyediakan platform bagi pengembang aplikasi di luar Tiongkok. Dengan platform ini, para pengembang dapat mengunggah aplikasi ke semua app store pada saat yang bersamaan. Ini akan berperan dalam mendiversifikasi pilihan yang tersedia untuk publisher. Platform terpadu tidak secara serta merta disertai dengan solusi pembayaran terpadu, tetapi setidaknya ada alternatif yang menguntungkan OEM (Produsen Peralatan Asli) dan penerbit.

GDSA belum sepenuhnya direalisasikan tetapi audience yang belum dapat dijangkau dapat ditemukan melalui kerja sama dengan berbagai OEM dan app store mereka. Perusahaan-perusahaan ini melakukan berbagai upaya untuk menawarkan alternatif yang tepat dan aman selain Google dan Apple app store yang sudah terlalu padat. Lead Analyst dan Founder MobileGroove, Peggy Anne Salz, menyebutkan tentang peran penting OEM dalam artikel di MMA: “Pemasar dapat memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia untuk melakukan distribusi luas melalui app store alternatif. Langkah awal yang dibutuhkan adalah informasi yang jelas tentang karakteristik unik dari setiap app store dan praktik bisnis mereka, serta kemudian meluas ke pendekatan yang memantau kinerja aplikasi, melacak interaksi dalam aplikasi dan - pada akhirnya - memastikan integritas brand.” App store seperti ini menjadi alternatif cerdas dari Google Play dan App Store sembari menyediakan lingkungan bebas penipuan bagi pengiklan. Selain itu, AVOW telah bermitra dengan berbagai OEM di seluruh dunia dan membantu klien mengakses app store dengan pendekatan konsultatif.

Di masa mendatang, kita harus mempromosikan manfaat yang diperoleh dari pasar yang beragam dengan berbagai app store dan sistem pembayaran terintegrasi. Ini akan mengatasi masalah besar yang dihindari oleh semua pihak dan publisher dapat memilih app store yang paling sesuai untuk aplikasi seluler mereka - publisher mendapatkan kembali kebebasan memilih opsi terbaik untuk bisnis mereka.

 

>>> Hubungi kami untuk mempelajari lebih lanjut dan mulai kampanye Anda hari ini! <<<